Sewa atau Beli Apartemen di Jakarta: Mana yang Tepat untuk Anda

Pertanyaan ini sering kami dengar dari calon klien, dan jawabannya tidak sama untuk setiap orang. Berikut pertimbangan yang membantu Anda memutuskan.
Berapa lama Anda akan tinggal
Bila rencana tinggal di Jakarta kurang dari tiga tahun, atau tempat kerja masih mungkin berpindah, menyewa biasanya lebih masuk akal. Biaya transaksi pembelian seperti pajak, notaris, dan biaya pengurusan baru terasa sepadan bila Anda tinggal cukup lama.
Dana yang tersedia
Membeli membutuhkan uang muka dan biaya transaksi di awal. Dengan KPA, sisanya dicicil. Menyewa membutuhkan pembayaran sewa di muka dan deposit, yang umumnya jauh lebih kecil dari uang muka pembelian. Hitung juga dana darurat yang ingin tetap Anda simpan.
Fleksibilitas
Penyewa bisa pindah ke kawasan lain saat kebutuhan berubah, misalnya kantor pindah atau keluarga bertambah. Pemilik unit terikat pada satu lokasi, meskipun unitnya bisa disewakan bila ia pindah.
Aset jangka panjang
Membeli berarti memiliki aset. Unit di lokasi yang terhubung dengan pusat belanja dan transportasi, seperti Casa Grande Residence di Kota Kasablanka, cenderung diminati penyewa, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan sewa bila suatu saat tidak Anda tempati.
Contoh angka dari katalog kami
Di Casa Grande Residence, unit sewa kami mulai sekitar Rp 12 juta per bulan, sementara unit dijual mulai sekitar Rp 2,4 miliar dan bisa dibeli dengan KPA. Gunakan simulasi KPR di situs kami untuk melihat perkiraan cicilan dari harga unit yang Anda minati, lalu bandingkan dengan harga sewa unit sejenis.
Langkah berikutnya
Bila masih ragu, mulai dengan menyewa di kawasan yang Anda incar. Setelah mengenal lingkungannya, keputusan membeli menjadi lebih mudah. Tim Best Property Jakarta bisa membantu keduanya: mencarikan unit sewa sekarang dan unit untuk dibeli kemudian.


